Oleh. Yusriani Rini Lapeo, S.pd.
Aktivis Dakwah
Mengenang kalbu duka yang lara,
memandang dunia hati nan sunyi,
menulis kata kian tak terbendung,
merintih tangis tak ada guna.
Duhai pejuang yang gagah, kemanakah gerangan?
Bangunan runtuh debu melayang,
api menyala menyasar raga,
peluru meluncur menembus hati.
Duhai pejuang yang tangguh, melihat pasir bertaburan tulang,
menoleh darah menyiram tanah.
Tawa berganti tangis,
bahagia kini dijajah pilu.
Tak nampak bukan tak nyata.
Wajahnya akan dikenang,
namanya terpampang di langit,
hilang tapi tak musnah.
Pejuang itu telah pergi,
syahid hanya berpindah alam,
membuat jiwa dikepung cemburu.
Wahai cahaya para pejuang, adukan semua dihadapan Rabbmu!
إرسال تعليق