Oleh Rida N Jannah
Aktivis Muslimah
Dari waktu ke waktu umat Islam semakin terpecah belah akibat warisan yang tinggalkan oleh Sykes Picot yang mana berdampak terpecahnya wilayah Islam menjadi negara-negara bagian. Dari situlah awal mula terjadi nya sekat-sekat nasionalisme yang membuat seluruh umat Islam tidak lagi menjadi satu bagian yang utuh sehingga mereka tidak lagi memikirkan bagian lainnya karena dibatasi oleh garis-garis yang disebut negara.
Begitu pula dengan apa yang di alami oleh saudara muslim kita di Palestina adalah akibat dari tidak adanya persatuan umat Islam seluruh dunia yang mampu menghentikan genosida yang terjadi di karenakan sekat-sekat nasionalisme.
Maka dari itu diadakanlah acara Istihlal Tokoh Umat se Jawa Timur pada Ahad, 06 April 2025 di Surabaya. Acara ini di hadiri oleh ratusan Tokoh dan Ulama serta para Akademisi dari seluruh wilayah di Jawa Timur. Acara Istihlal ini bertajuk "Tinggalkan Kegelapan Menuju Cahaya Islam", dengan narasumber tunggal yaitu Ulama terkemuka di Indonesia KH. Rokhmat S. Labib selaku pimpinan kelompok ormas Hizbut Tahrir Indonesia.
Diawali dengan sambutan dari sohibul bait Ustadz Hanif yang menyampaikan tentang "harapan dunia saat ini hanyalah pada Islam dengan jalan dakwahnya, karena sistem yang ada saat ini terbukti sangat lemah untuk menyelesaikan segala bentuk problematika dunia. Sistem pemerintahan Khilafah adalah sebaik-baiknya sistem untuk di terapkan karena Khilafah sangat memahami sistem politik dan pemerintahan Islam, dan ini semua adalah langkah kita dalam rangka ittiba' pada Rasul dengan toriqoh yang sama persis dengan apa yang dilakukan oleh Rasulullah".
Acara selanjutnya adalah bedah buku oleh KH Rokhmat S Labib yang mengupas tuntas buku "Khilafah" dalam forum istihlal ini, beliau menegaskan bahwa buku ini bertujuan menjelaskan konsep Khilafah sebagai bagian dari ajaran Islam.
Beliau menjelaskan bahwa Khilafah sama pentingnya dengan ajaran-ajaran Islam lainnya, seperti shalat, puasa, haji, zakat, jihad, dan pernikahan. "Ajaran Islam itu mencakup berbagai aspek kehidupan, termasuk ibadah badan, seperti shalat, ibadah maliah, seperti zakat, dan pengaturan kehidupan berkeluarga serta pemerintahan,” ujar KH Rokhmat.
Beliau juga menjelaskan bahwa konsepsi
Khilafah ini sendiri adalah mengembalikan Khilafah yang sesuai dengan metode Rasul, dan tidak hanya sekedar konsep tetapi juga di dalamnya mencakup undang-undang dan hukum-hukum sesuai syariat. Khilafah juga akan mengatasi problem kekinian dan Khilafah juga bukanlah sesuatu yang menakutkan.
Kita semua bisa melihat bahwa umat Islam saat ini hanya lebih banyak aktivitas hablum binafsi nya saja, sehingga banyak aktivitas hablumminannas yang di abaikan yang mana ini juga menjadi salah satu faktor perpecahan umat hari ini. Posisi umat islam saat ini bukan lagi mengatur tetapi posisi mereka diatur dan di paksa untuk menerima aturan-aturan para penguasa yang tidak sesuai dengan syariat.
"Hukmullah wa Hukmu Jahiliyah, jika tidak diatur dengan hukum islam maka sudah pasti akan diatur dengan hukum Jahiliyah," ujar KH. S Labib.
Dalam institusi khilafah pun akan mewajibkan seluruh rakyatnya untuk ber amar makruf nahi mungkar dengan tujuan untuk menciptakan dinamisme antar masyarakat dan negara sehingga akan terbentuk masyarakat Islami. Karena faktanya dalam sistem Khilafah kedaulatan ada di tangan syara' (Assiyadah Li Syar'i) sehingga ketika semua masyarakat telah memahami hukum syara' maka akan sangat mudah untuk menerapkan di tengah-tengah masyarakat.
Forum istihlal ini juga memberikan kesempatan kepada peserta untuk bertanya dan berdiskusi dengan narasumber, dari sekian banyak pertanyaan ada salah satu tokoh yang bertanya, beliau mengutip potongan surah Al- Baqarah ayat 208: "Wahai orang-orang yang beriman masukklah kamu kedalam Islam secara keseluruhan". Beliau menanyakan, "Jika memang benar Khilafah ajaran Islam mengapa ayat ini tidak pernah di bawa oleh para ulama dan tokoh agama, justru ayat ini seakan menjadi bahasan yang eksklusif di kalangan tertentu saja". Narasumber kemudian menjawab dengan analisa bahwa jangankan kalian yang heran kenapa hal ini terjadi, saya yang mendengarkan pun ikut heran dan merasa aneh, beliau menyampaikan bahwa hal ini terjadi karena sebagian para ulama telah masuk perangkap sistem yang rusak ini sehingga mereka tidak lagi memperjuangkan Islam sebagaimana dulu Rasul mencontohkan, bahwa sistem saat ini telah menjauhkan agama dari kehidupan sehingga Islam terasa asing bagi mereka untuk di jalankan secara keseluruhan.
Dari rangkaian acara tersebut akhirnya mendapatkan satu komitmen bahwa seluruh peserta dari kalangan para Tokoh Agama, Alim Ulama dan Akademisi setuju dan sepakat bahwa hanya Khilafah yang mampu menjadi pelindung umat dan akan membawa keberkahan bagi seluruh alam baik untuk kaum muslimin dan non muslim. Karena pada sejarahnya yang tidak bisa di hapuskan bahwa Khilafah pernah berjaya selama 1300 tahun dengan berbagai macam agama yang ada di dalamnya dan mereka semua hidup sejahtera dengan hukum-hukum Islam. Dan ini akan membantah statement bahwa Khilafah tidak cocok untuk mengatur dunia dengan berbagai ragam agama dan budaya.
Acara diskusi diakhiri oleh Host dengan sebuah harapan kepada seluruh peserta yang hadir untuk terus berjuang bersama dengan terus menyerukan kembalinya daulah Islam dan terus mendakwahkan nya ke tengah-tengah umat agar Allah Subhanahuwataala segera memberi pertolongannya dengan disegerakan nya tegak dan kembalinya junnah umat yaitu Daulah Khilafah Islamiyah sehingga segera dapat menyelamatkan saudara-saudara muslim di seluruh penjuru dunia yang sedang terzalimi oleh kaum kafir.
Demikianlah acara ini terlaksana dengan kemudian di tutup dengan ramah tamah dan makan siang bersama. []
Posting Komentar