Oleh Heni Ummu Faiz
Ibu Pemerhati Umat
Kekejian Isr4el tak ada bandingannya sebuah bangsa yang tidak memiliki hati nurani terhadap bangsa lain. Memperlakukan penduduk Palestina layaknya hewan.
UNICEF mengatakan "kelaparan benar-benar melanda Kota Gaza," sementara petugas bantuan di sebuah pusat gizi memperingatkan bahwa para orang tua telah kehabisan pilihan untuk memberi makan anak-anak mereka. Hani Mahmoud dari Al Jazeera mengunjungi pusat tersebut, di mana "tanda-tanda kelaparan terlihat di mana-mana."
(al-jazeera.com, 29/08/ 2025)
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres mengecam "daftar kengerian tak berujung" yang terjadi di Gaza setelah hampir dua tahun konflik. Adapun pertahanan sipil Gaza melaporkan puluhan korban baru akibat serangan Israel. Baca Juga : Sosok Lisa Cook, Gubernur The Fed yang Tuntut Donald Trump karena Dipecat Seiring militer Israel bersiap menguasai Kota Gaza, negara itu menghadapi tekanan domestik dan internasional yang semakin meningkat untuk menghentikan serangannya di wilayah Palestina, tempat PBB secara resmi menyatakan bencana kelaparan. (SINDOnews.com, 29/8/2025)
Apa yang terjadi di Gaza sangat mengkhawatirkan dan tak sepantasnya terus-menerus menghadapi penderitaan sendirian. Sudah seharusnya negeri-negeri muslim membantu mereka dengan segala kema.puannya. Tak sepantasnya para penguasa muslim hanya mengecam dan mengutuk Zionis Isr4el. Mengirimkan tentara ke Gaza adalah solusi utamanya. Karena sekalipun bantuan diberikan jika mereka tidak diselamatkan tidak akan membawa dampak yang banyak. Terlebih Zionis laknatullah memanfaatkan kesempatan saat penduduk Gaza mendapatkan bantuan ditembaki secara brutal. Ada sekitar 1.060 orang telah syahid dan 7.200 orang mengalami luka-luka ketika ingin mendapatkan bagian makanan. Mereka juga menembaki dan meledakkan truk-truk pengangkut bahan bantuan yang datang ke Gaza.Bahkan korban dari kebrutalan Zionis bukan hanya penduduk sipil tapi jurnalis pun tak luput dari pembunuhan. Hal tersebut dilakukan oleh Zionis untuk membungkam pemberitaan berita terkait kondisi Gaza ke seluruh dunia.
Mirisnya dunia hanya mengecam, menekan Zionis saja tanpa sedikitpun melakukan pengusiran tentara Zionis dari bumi Palestina. Merilis data kelaparan di Gaza tanpa ada tindakan nyata untuk menghentikan perang di sana. Dari sini saja kita bisa melihat penderitaan Gaza yang semakin menganga seolah ada pembiaraan agar Gaza dikosongkan. Hal tersebut merupakan strategi Zionis yang didukung oleh Amerika dan para sekutunya.
Terlihat sudah bahwa Barat dalam hal ini Amerika serta organisasi semacam PBB bertindak standar ganda terhadap kondisi Gaza. HAM dan demokrasi hanyalah alat untuk menghancurkan Gaza. Bukan itu saja pemikiran tersebut merupakan penyakit yang telah mencuci otak para penguasa negeri-negeri muslim yang hari ini tak ada keberanian untuk mengirimkan tentara. Mereka hanya beretorika terhadap kondisi Gaza. Paham nasionalisme, sekularisme dan kapitalisme inilah akar masalah yang mencengkeram penguasa muslim.
Jihad dan Khilafah Solusinya
Berharap pada demokrasi adalah sebuah kesia-sian semata mengharapkan Gaza merdeka. Solusi terbaiknya adalah kembali kepada sistem Islam yakni Khilafah Islam. Sistem ini akan menjaga umat dari serangan bangsa lain. Sistem Khilafah mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi setiap warga. Seorang Khalifah yang merupakan pemimpin umat Islam akan menyerukan jihad dan Khilafah. Menyatukan seluruh kaum muslim dari Timur hingga Barat. Sungguh tak layak bagi seorang muslim berpangku tangan terhadap kondisi saudaranya. Hal ini termaktub di dalam hadis Rasulullah saw.
لَيْسَ بِمُؤْمِنٍ مَنْ بَاتَ شَبْعَانَ، وَجَارُهُ إِلَى جَنْبِهِ جَائِعٌ وَهُوَ يَعْلَمُ
Bukanlah disebut Mukmin orang yang tidur dalam keadaan kenyang, sedangkan tetangga di sampingnya kelaparan, padahal ia tahu. (HR Abu Ya’la)
Hadis ini mengindikasikan bahwa kita sebagai saudara kita di Gaza, maka tak sepantasnya terus berdiam diri. Harus ada upaya konkret yakni dengan terus berdakwah menyerukan kepada kaum muslim di dunia untuk mewujudkan persatuan umat. Agar umat sadar bahwa Gaza tak sendiri ada kita yang harus membantu. Karena umat Islam merupakan umat terbaik yang tak sepantasnya terus menerus dihinakan. Karena Khilafah akan melepaskan derita penduduk Gaza.
Wallahualam bissawab. []
Posting Komentar