Oleh Eka Sulistya


Di majelis ini hati kembali dipanggil,
bukan oleh gemerlap dunia,
tetapi oleh ayat-ayat yang menenangkan jiwa.

Muharam telah datang...
membisikkan harapan baru,
bahwa tak ada kata terlambat
untuk kembali kepada Rabb semesta.
Hijrah bukan sekadar mengubah penampilan,
tetapi mengubah hati, pikiran, dan langkah,
agar setiap detik kehidupan
tunduk pada syariat-Nya.

Mari belajar menjadi muslimah yang utuh,
bukan memilih sebagian ajaran,
lalu meninggalkan yang lain,
melainkan menerima Islam dengan sepenuh keimanan.
Karena Islam kaffah
bukan beban yang memberatkan,
melainkan cahaya
yang menuntun hingga surga.

Semoga Muharam ini
menjadi awal hijrah terbaik kita.
Lebih taat, lebih ikhlas, lebih istiqamah,
hingga Allah meridhai setiap langkah.
"Ya Allah, kuatkan hati kami untuk berhijrah, istiqomahkan kami dalam Islam yang kaffah, dan wafatkan kami dalam sebaik-baik keimanan." Aamiin.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama